Wah, Benarkah Ahok Mualaf Masuk Islam?



Benarkah ahok mualaf masuk islam? Apapun yang menyangkut Ahok, dipastikan mampu menarik perhatian publik. Sosok yang beberapa hari kedepan akan dilantik menjadi Gubernur DKI ini, memiliki karakter yang fenomenal, tegas, terbuka dan ceplas-ceplos. Dengan gaya kepemimpinan demikian maka publik punya kesan terhadap suami Veronica tan ini sebagai sosok pribadi jujur yang bernyali serta pantas pegang amanah rakyat.

Meskipun bicaranya ceplas-ceplos, namun jika dikritisi ternyata setiap pernyataan yang diucapkan Ahok terselip kalimat �insyaallah�, �alhamdulillah�, �man jadda wajada� dst, dimana kosakata demikian identik dengan ajaran Islam.

Seperti di acara �Mata Najwa� dalam episode generasi anti korupsi yang dilangsungkan secara off air di kampus IPB. Bogor, Ahok yang duduk bersebelahan dengan ketua KPK Abraham Samad, berkali-kali mengucapkan kalimat tersebut.

�Insyaallah apa yang saya lakukan ini demi kesejahteraan rakyat,� ucap Ahok mengawali jawabannya.

Lalu dalam kesempatan berikutnya Ahok menyatakan, �Man jadda wajada, kalau kita bersungguh-sungguh pasti berhasil�.

Begitupun ketika dalam menyikapi hari raya Qurban. Ahok ikhlas menyumbang 3 ekor sapi korban. Mendapat zakat qurban demikian, lembaga pengkajian dan pengembangan agama Islam Jakarta Islamic Center (JIC) menyatakan penghargaan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah ikut menyumbang hewan kurban walaupun ia berbeda agama dan tidak berkewajiban.

�Kami merasa bangga sekali bisa menerima hewan kurban dari Pak Ahok. Pak Wakil Gubernur kita yang pada dasarnya berbeda agama, tetapi beliau mau ikut menyumbangkan kurban,� kata Ketua Panitia Penyelenggara Idul Adha JIC H. Ahmad Hariri, seperti dikutip ANTARA.COM.

Selanjutnya dalam urusan zakat, seperti dirilis situs pribadi AHOK.COM ternyata tiap bulan gaji Ahok dipotong zakat, infaq, sodakoh (ZIS). Padahal, soal zakat sesungguhnya itu urusan orang muslim.

Dengan menyimak fakta-fakta demikian, tak berlebihan kiranya jika publik punya kesan bahwa Ahok seorang mualaf. baca juga (kisah mualaf latasha gadis kristen)

Seperti dalam ajaran agama, bahwa untuk menjadi orang Islam perlu melalui tahapan: (1) membaca dua kalimat syahadat, (2) sholat, (3) puasa, (4) zakat dan (5) haji. Urutan langkah demikian disebut Rukun Islam. Maka dengan mengerjakan 5 rukun islam ini, seseorang bisa disebut menjadi muslim sempurna.

Selanjutnya Islam mengajarkan, sesungguhnya terdapat ibadah yang bisa dilihat publik dan tidak, alias hanya diketahui oleh Allah yang maha mengetahui. Haji dan zakat, merupakan ibadah yang tidak mungkin disembunyikan dari publik. Karena jika seseorang berniat berangkat haji perlu ONH untuk mendapat nomor kuota. Begitu pun dengan orang berzakat, ia akan menerima kwitansi sebagai bukti telah mengeluarkan zakat. Bagi bos perusahaan, kwitansi zakat diperlukan sebagai bukti pengurangan pajak negara.

Sebagai mualaf, Ahok telah mengerjakan ibadah yang tak mungkin ia sembunyikan. Kecuali puasa dan mengerjakan sholat. Cukup malaikat yang diutus Tuhan saja yang tahu.

Dengan paham beragama macam ini publik semakin yakin, Ahok seorang mualaf. Apalagi sosok Ahok tak pernah terlihat melakukan tindakan anarkis merusak barang, menghunus pedang dan berani melukai aparat negara yang dilindungi konstitusi seperti yang dilakukan saudara-saudara yang mengaku Islam.*
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

0 Response to "Wah, Benarkah Ahok Mualaf Masuk Islam?"

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *